Pada primsipnya proses produksi sabun (reaksi saponifikasi) adalah sama, hal yang membedakan adalah komposisi bahan baku terutamanya yaitu minyal dan lemak serta zat-zat aditif lainnya.
Proses pembuatan sabun dikenal dengan istilah proses saponifikasi yang merupakan reaksi pemutusan rantai triglesireda melalui reaksi dengan caustic soda (NaOH). Reaksi yang terjadi adalah eksotermis sehingga suhu harus tetap dikontrol. Reaksi saponifikasi tersebut adalah sebagai berikut :
R-COO-CH2 H2C – OH
R-COO-CH + 3 NaOH 3 R-COO-Na + HC – OH
R-COO-CH2 H2C – OH
ester triglyserida caustic soda Na stearat (sabun) glyserin
sifat – sifat sabun :
a. Sabun adalah garam alkali dari asam lemak suku tinggi sehingga akan dihidrolisis parsial oleh air. Karena itu larutan sabun dalam air bersifat basa.
CH3(CH2)16COONa + H2O CH3(CH2)16COOH + OH-
b. Jika larutan sabun dalam air diaduk maka akan menghasilkan buih, peristiwa ini tidak akan terjadi pada air sadah. Dalam hal ini sabun dapat menghasilkan buih setelah garam-garam Mg atau Ca dalam air mengendap.
CH3(CH2)16COONa + CaSO4 Na2SO4 + Ca(CH3(CH2)16COO)2
c. Sabun mempunyai sifat membersihkan. Sifat ini disebabkan proses kimia koloid, sabun (garam natrium dari asam lemak) digunakan untuk mencuci kotoran yang bersifat polar maupun non polar, karena sabun mempunyai gugus polar dan non polar. Molekul sabun mempunyai rantai hydrogen CH3(CH2)16 yang bertindak sebagai ekor yang bersifat hidrofobik (tidak suka air) dan larut dalam zat organic sedangkan COONa+ sebagai kepala yang bersifat hidrofilik (suka air) dan larut dalam air.
Non polar : CH3(CH2)16 Polar : COONa+
(larut dalam miyak, hidrofobik, (larut dalam air, hidrofilik,
memisahkan kotoran non polar) memisahkan kotoran polar)
Proses penghilangan kotoran.
- Sabun didalam air menghasilkan busa yang akan menurunkan tegangan permukaan sehingga aii kain sehingga kain menjadi bersih.r meresap lebih cepat kepermukaan kain.
- Molekul sabun akan mengelilingi kotoran dengan ekornya dan mengikat molekul kotoran. Proses ini disebut emulsifikasi karena antara molekul kotoran dan molekul sabun membentuk suatu emulsi.
- Sedangkan bagian kepala molekul sabun didalam air pada saat pembilasan menarik molekul kotoran keluar dari kain sehingga kain menjadi bersih.
kalo mw bikin sabun transparan kayak mana???
tolong dijelasin dunk…..
thx
Halo…mau nimbrung tanya juga, reaksi saponifikasi tuh butuh suhu berapa ya, yang optimal. Kalo TEA dan Stearic Acid bereaksi apa bisa terjadi reaksi penyabunan juga? thx y buat jawabannya.
Tolong informasinya tentang spa saja bahan-bahan yang diperlukan dan bagaimana langkah-langkah membuat sabun!
smua pembuatan sabun adalah sama.
asam lemak di tambahin basa.
mengenai surfactan dan zat pengisi bisa dimodifikasi sesuai dgn kebutuhan, contoh sabun kecantikan dan sabun kesehatan, hanya beda TCC dan parfun….
untuk sabun transparan ditambahin alkohol saja….
semoga sukses
oh ya…suhu dan tekanan dalam saponifikasi bermacam2..
tergantung alat yg digunakan. mau ketel, dryer kontinue atau panci biasa…
optimal sih suhu 120 C pada tek 2 bar.
TEA dan Stearic itu adalah surfactan…bahan pengisi…jadi sah-sah saja
klu mau buat sabun tranparan pada waktu pengocokan tinggal ditambah alkohol aja udah deh selesai.
cara pembuatan sabn na bisa lbh rinci la g’?
tp aku salut sama kmu yang udh bantu de2q nyelesein tugas lwt mail ni^^
THANK’S YAAAAA
syarat sabun yg baik itu apa??
lantas nilai2 teori untuk tiap pengujian sifat fisika dan kimia sabun itu parameternya ap??
nah..klo manfaat uji kemampuan membusa itu gunanya untuk apa??apa ada hubungannya busa yg banyak pada sabun mandi dgn tingkatan bersihnya mengangkat kotoran.. makasih y…
Rie butuh bgt bwt praktikum CSP Rie d kmpus..
========================================
salam riu makasih ya…prakteknya
mengenai mutu sabun itu yg bagus ya, penampakannya menarik, busanya banyak, teksturnya halus, tidak iritasi, wanginya awet, bahan kimia yg terkandung masih bagus (kalau di pake lama biasanya berubah dech).
kalau standard analisa fisika & kimia itu masing2 perusahaan punya standard. mungkin butuh CoA suatu perusahaan. yg penting dia mempunyai kadar basa max 0,02% nilai rancid max 0,001% kadar air max 12% dan kadar Cl max 0,65%. ini garis secara umum. jika mau ke perusahaan sebuah merk dan copi CoAnya.
busa banyak mungkin bukan jaminan bersih atau nggak, tetapi busa disini karena respon pembeli yg mana “mereka telah mengakar nyuci kalau taidak ada busa seperti bukan nyuci”.
manfaatnya mungkin ada…tahu kan reaksi penyabunan. ada hidrofil dan hidrofob. nah disitu ada rangkaiannya dari sabun yg pecah.
ok good luck ya
buat reaksi kimianya yang jelas dunk,,
bingung nih….!!!!!
tapi sukron yha bantuannya….!!!!
wasalammualaikum!