RSS

Perubahan kimia pada aki

17 Des

pemakaian

pemakaian1.gif

Kondisi Bermuatan Penuh

pengisian

pengisian1.gif
Kondisi Terpakai Habis

1. PERUBAHAN KIMIA PADA SAAT PELEPASAN MUATAN LISTRIK
Aki memberikan aliran listrik jika dihubungkan dengan rangkaian luar misalnya, lampu, radio dan lain-lain. Aliran listrik ini terjadi karena reaksi kimia dari asam sulfat dengan kedua material aktif dari plat positif dan plat negatif. Pada saat pelepasan muatan listrik terus menerus, elektrolit akan bertambah encer dan reaksi kimia akan terus berlangsung sampai seluruh bahan aktif pada permukaan plat positif dan negatif berubah menjadi timbal sulfat. Jika Aki tidak dapat lagi memberi aliran listrik pada voltage tertentu, maka aki tersebut dalam keadaan lemah arus (soak).

2. PERUBAHAN KIMIA PADA SAAT PENGISIAN MUATAN LISTRIK
Pada proses pengisian muatan listrik, kembali terjadi proses reaksi kimia yang berlawanan dengan reaksi kimia pada saat pelepasan muatan. Timbal peroksida terbentuk pada plat positif dan timbal berpori terbentuk pada plat negatif, sedangkan berat jenis elektrolit akan naik, karena air digunakan untuk membentuk asam sulfat. Aki kembali dalam kondisi bermuatan penuh.

PENURUNAN BERAT JENIS ACCU ZUUR
SELAMA PELEPASAN MUATAN LISTRIK
Berat jenis accu zuur akan turun sebanding dengan derajat pelepasan muatan, jadi jumlah energi listrik yang ada dapat ditentukan dengan mengukur berat jenis accu zuurnya, misalnya aki mempunyai berat jenis accu zuur 1.260 pada 20°C, bermuatan listrik penuh, setelah melepaskan muatan listrik berat jenisnya 1.200 pada 20°C, maka Aki masih mempunyai energi listrik sebesar 70%

BERAT JENIS ACCU ZUUR TERGANTUNG DARI SUHU
Berat jenis accu zuur berubah tergantung dari temperaturnya, jadi pembacaan berat jenis pada skala hudrometer kurang tepat sebelum dilakukan koreksi suhu. Volume accu zuur bertambah jika dipanaskan dan turun jika dingin, sedang beratnya tetap. Jika Volume bertambah sedang beratnya tetap maka berat jenis akan turun. Berat jenis turun sebesar 0.0007 untuk kenaikan tiap derajat celcius dalam suhu batas normal Aki. Standar berat jenis menurut perjanjian adalah untuk suhu 20°C.

PERUBAHAN TEMPERATUR
S 20 = St + 0.0007 ( t – 20 )
S = Berat Jenis pada temp. 20°C.
St = Berat jenis terukur
t = Temperatur accu Zuur.Tabel Perubahan Accu ZuurTabel Perubahan Accu Zuur. Temperatur 1.260 (20°C)
5 1.271
10 1.267
15 1.264
20 1.260
25 1.256
30 1.253
35 1.249
40 1.245
45 1.242
50 1.238
55 1.235
60 1.232
Contoh: Misainya kita memiliki accu zuur dengan kondisi sbb:
Berat Jenis ( terukur ) = 1.250
Temperatur= 33°C
maka berat jenis pada 20°C adalah
S20 = 1.250 + 0.0007 (33 – 20)
= 1.250 + 0.0091
= 1.2591

About these ads
 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 17, 2007 in accu

 

4 responses to “Perubahan kimia pada aki

  1. selly

    Oktober 8, 2008 at 7:19 am

    apakah hanya asam sulfat yg dapat memulihkan aki?

     
  2. madja

    Oktober 9, 2008 at 3:14 pm

    untuk sementara yg saya ketahui..
    as sulfat selain asam pekat dia mempunyai ionisasi yg bisa bereaksi dengan timbal.
    jika pake HCl mungkin akan menjadi garam…

     
  3. tomi

    April 7, 2010 at 3:26 pm

    berapa PH air zuur

     
  4. Charis

    Oktober 18, 2012 at 3:23 am

    I love your blog.. very nice colors & theme. Did you design this website yourself
    or did you hire someone to do it for you? Plz respond as I’m looking to design my own blog and would like to know where u got this from. appreciate it

    Charis

     

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: